Mendidik Tanpa Hardik : 40 Seni Memanusiakan Siswa di Ruang Kelas

Penulis: Mohammad Affan Basyaib
Penerbit: Ali bin Abi Thalib Publishing
Jumlah Halaman: vi + 200 Halaman
Ukuran: 17,6 cm x 25 cm
Harga: ,-
ISBN: –

Add to Wishlist
Add to Wishlist
Compare
  • Deskripsi
  • Deskripsi
    Kategori

    Kenapa murid kita memilih diam? Bukan karena mereka paham. Tapi karena mereka takut. Takut salah. Takut dianggap bodoh. Takut dibantai oleh lisan gurunya sendiri.
    Banyak kelas berubah menjadi kuburan. Hening. Pasif. Dingin. Kita sering lupa bahwa kita adalah guru, bukan hakim. Tugas kita bukan mencari siapa yang bersalah untuk dihukum, tapi menemani mereka yang gagal agar berani mencoba lagi.
    Buku ini adalah sebuah anomali.
    Diangkat dari khazanah klasik Syaikh Al-Shatti tentang metode pendidikan Nabawi, dipadukan dengan pengalaman personal penulis selama menempuh studi doktoral di Arab Saudi. Di sini, Anda akan menemukan rahasia bagaimana para Syaikh dan Profesor menciptakan Psychological Safety-sebuah zona aman di mana kesalahan tidak divonis dengan rasa malu, melainkan dirayakan dengan doa dan apresiasi.
    Di dalam buku ini, Anda akan mempelajari:
    Seni Memuliakan Kesalahan: Mengapa kata “Qarib” (dekat) lebih sakti daripada kata “Salah”.
    Kuasa dalam Diam: Mengendalikan kelas dengan wibawa kehadiran, bukan dengan kebisingan bentakan.
    40 Metode Praktis: Mulai dari teknik bertanya, cara menegur tanpa melukai, hingga seni mendoakan murid dalam sujud.
    Mendidiklah dengan hati. Sebab, apa yang keluar dari hati akan sampai ke hati. Murid Anda mungkin akan lupa rumus yang Anda tulis di papan tulis, tapi mereka tidak akan pernah lupa bagaimana rasanya menjadi berharga saat berada di dekat Anda.
    Tutup pintunya. Buka hatinya. Mari menjadi guru yang namanya dirindukan oleh bumi, dan dikenal oleh penduduk langit.
    Sanggupkah Anda menjadi cahaya, bukan luka?

    Mendidik Tanpa Hardik : 40 Seni Memanusiakan Siswa di Ruang Kelas

    Keranjang belanja

    Tidak ada produk di keranjang.

    Kembali ke toko